Bagi Anda yang bekerja di bidang industri yang menggunakan alat berat seperti konstruksi, perkebunan hingga pertambangan, memahami sistem pengereman adalah hal penting.
Sistem rem pada alat berat difungsikan untuk mengontrol pergerakan dan pengoperasian alat berat, khususnya saat berada di area yang berbahaya. Jadi, memahami sistem ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan kinerja Anda di jalan.
Baca Juga: Mengenal Air Brake System pada Alat Berat
Apa sebenarnya sistem rem pada alat berat dan bagian-bagiannya? Yuk kita bahas agar lebih paham.
Memahami Sistem Rem Tugas Berat

Sistem rem adalah sistem kompleks yang terdiri dari berbagai komponen yang memastikan keselamatan, efisiensi, dan keandalan pengoperasian.
Biasanya sistem pengereman ditemukan pada kendaraan komersial seperti truk dan bus, dengan tenaga udara untuk pengoperasiannya.
Sistem ini terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja sama untuk menghentikan kendaraan, di antaranya:
- Kompresor, yang menghasilkan tekanan udara
- Reservoir udara, tempat tekanan disimpan
- Ruang rem
- Tromol Rem
- Karet rem
Komponen Sistem Rem Alat Berat

Kompresor Udara
Kompresor udara bisa disebut sebagai jantung sistem rem pada kendaraan berat. Komponen ini menghasilkan tekanan udara yang dibutuhkan untuk menggerakkan seluruh mekanisme pengereman. Kompresor mengumpulkan udara dan mengompresnya, hingga mengirimkannya ke reservoir udara.
Reservoir Udara
Reservoir udara atau tangki udara, sebagai tempat menyimpan udara terkompresi dari kompresor udara. Tangki ini memastikan bahwa kebutuhan udara cukup untuk sistem rem. Sebagian besar alat berat dan truk dilengkapi dengan beberapa reservoir sebagai bagian komponen cadangan jika terjadi kegagalan tangki utama.
Ruang Rem
Ruang rem bertugas mengubah tekanan udara menjadi gaya mekanis. Ketika supir menginjak pedal rem, udara masuk ke ruang rem, mendorong piston, lalu menggerakkan batang pendorong, hingga ke sepatu rem.
Slack Adjusters
Bagian selanjutnya ini berperan sebagai pengatur jarak yang benar antara sepatu rem dan tromol rem sehingga menyesuaikan keausan pada sepatu rem, memastikan kinerja rem lebih maksimal. Dengan komponen ini, pengereman lebih efektif, karena mencegah kelonggaran yang berlebihan.
Tromol Rem
Ini menjadi komponen paling umum pada sistem pengereman alat berat. Tromol rem bekerja dengan berputar bersama roda. Saat rem diterapkan, sepatu rem menekan permukaan bagian dalam tromol, yang nantinya akan memperlambat kendaraan.

Brake Shoes and Linings
Brake shoes dilengkapi dengan lapisan rem yang mampu menahan gesekan tinggi, suhu dan tekanan tinggi. Lapisan ini ditekan dan menciptakan gesekan yang diperlukan untuk memperlambat kendaraan.
S-Cam dan Camshaft
Mekanisme S-Cam dan camshaft sangat penting dalam menggerakkan Brake shoes. Saat pedal rem ditekan, S-Cam berputar, mendorong Brake shoes terpisah dan menempel pada tromol. Gerakan camshaft memastikan bahwa sepatu ditekan secara merata ke tromol, sehingga pengereman lebih stabil dan efektif.
Fitur dan Inovasi Keselamatan

Anti-lock Braking Systems
ABS adalah fitur keselamatan dalam berbagai kendaran berat. Dengan ABS, akan mencegah roda terkunci selama pengereman darurat. Komponen ini menjaga kontrol traksi dan kemudi, sehingga aman dari risiko selip dan tabrakan.
Electronic Braking Systems
EBS mengontrol rem dengan teknologi kontrol elektronik. EBS menghadirkan sinyal elektronik untuk mengelola aplikasi rem, sehingga memungkinkan respons rem lebih cepat. Sistem ini umumnya dihubungkan dengan perangkat atau kendaraan lain sehingga memiliki kontrol traksi dan kontrol stabilitas, demi meningkatkan keamanan penggunaan.
Kesimpulan
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada. Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia dan Zoomlion, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.