Pengecekan Oli Mesin Alat Berat: Ini Langkah-langkahnya!

 

 

Oli mesin jadi komponen vital dalam sistem kerja alat berat. Tak hanya sebagai pelumas, namun juga membantu dalam sistem pendinginan, pembersihan dan memberi perlindungan dari gesekan berlebih. Karena itu, pengecekan kondisi oli mesin alat berat jadi langkah penting dalam perawatan rutin. 

 

Alat berat bisa mengalami kerusakan jika kondisi oli tidak diperiksa secara berkala, seperti mengalami penurunan performa, overheating, hingga kerusakan mesin permanen. Dengan pemeriksaan yang tepat, Anda dapat segera mendeteksi potensi kerusakan kecil sehingga aman dari kerusakan serius. 


 

Baca Juga : Langkah-langkah Pemeriksaan Engine Oil Level pada Excavator

 

 

Tujuan Pengecekan Oli Mesin Alat Berat

 

Tujuan Pengecekan Oli Mesin Alat Berat

 

- Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kualitas oli yang digunakan. Jika sudah terkontaminasi dari debu, air dan kotoran lainnya, segera lakukan penggantian agar sesuai dengan viskositas dan kebersihan yang sesuai standar.

 

- Oli yang kotor atau terlalu encer bisa mengurangi efektivitas pelumasan, sehingga gesekan antar komponen meningkat dan menyebabkan keausan. 

 

- Fungsi lain pengecekan adalah untuk menentukan waktu yang tepat dalam penggantian oli. Pengguna dapat mengetahui apakah oli tersebut masih layak guna atau tidak. 

 

- Meningkatkan efisiensi selama pengoperasian, karena mesin dengan oli berkualitas baik akan membuat mesin bekerja lebih ringan, dan lebih hemat bahan bakar. 

 

- Kinerja mesin yang lebih baik dengan penggunaan oli tepat karena memperlambat keausan komponen dan performa berat pada mesin.  


 

Langkah-Langkah Pengecekan Oli Mesin Alat Berat

 

 Langkah-Langkah Pengecekan Oli Mesin Alat Berat

 

- Sebelum memulai pengecekan, matikan mesin alat berat dan pastikan berada di area datar dan aman. Biarkan mesin dingin agar oli mengalir kembali ke bak penampung. 

 

- Siapkan perlengkapan, seperti kain lap bersih, sarung tangan, dipstick dan wadah penampung oli jika dibutuhkan. 

 

- Cabut dipstick dari mesin, lalu bersihkan dengan kain, masukkan kembali dan tarik keluar untuk melihat level oli.

 

- Cek posisi oli, apakah berada di area MIN, maka volume oli masih aman. Jika di bawahnya, segera tambahkan oli sesuai spesifikasi mesin.

 

Langkah-Langkah Pengecekan Oli Mesin Alat Berat
 

- Perhatikan warna oli dan kekentalannya. Warna yang masih layak pakai biasanya kecokelatan atau kekuningan. Jika sudah berubah warna, bahkan berbuih, oli sudah tidak layak digunakan. Cek juga kekentalannya, jika terasa terlalu encer atau sangat kental, berarti oli sudah tidak optimal lagi.

 

- Wadah yang sudah dipersiapkan, dapat digunakan untuk mengecek kondisi oli, apakah ada endapan atau kontaminasi. Kontaminasi semacam ini menandakan adanya masalah pada sistem pelumasan atau filter oli. 

 

- Gunakan oli berkualitas dan hindari mencampur dua jenis oli berbeda karena dapat mengubah karakteristik pelumas.

 

- Pastikan tutup oli tertutup rapat untuk mencegah debu dan air masuk ke sistem pelumasan.

 

- Lakukan pengecekan oli minimal seminggu sekali, terutama jika alat berat beroperasi di area berdebu atau suhu tinggi.


 

Kesimpulan

 

Pengecekan kondisi oli mesin alat berat bukan hanya rutinitas sederhana, tetapi bagian penting dari perawatan preventif. Oli yang terjaga kualitasnya akan memastikan mesin alat berat bekerja optimal. Jadi, jangan abaikan langkah-langkah di atas. 

 

Untuk kebutuhan alat berat dengan suku cadang berkualitas, BCTN menyediakannya. 

 

Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, ada berbagai produk alat berat, perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin yang siap membantu Anda. 

 

Info lanjut, Hubungi kami

 

Bagikan Artikel Ini Facebook Twitter
<< Kembali Ke Halaman Sebelumnya
Your Message Has Been Sent..