Bulldozer dan wheel loader menjadi pilihan alat berat yang kuat dan tahan lama untuk kebutuhan pemindahan material, seperti pasir, batu, dan tanah. Keduanya sangat membantu kinerja dan lebih efisiensi. Namun, kedua alat berat ini memiliki perbedaan.
Untuk memahami perbandingan penggunaan bulldozer dan wheel loader dalam proyek yang sedang Anda kerjakan, berikut ulasan lengkapnya di artikel ini.
Apa Itu Bulldozer?

Bulldozer merupakan alat berat yang khusus digunakan untuk mendorong, menggali, menggali, dan meratakan tanah dan puing. Walau kurang dalam hal bermanuver, alat ini punya kemampuan untuk memindahkan tanah.
Buldoser tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis, misalnya crawler atau mini bulldozer.
Baca Juga: 9 Truk Pengangkut Alat Berat : Ini Fungsi dan Kapasitasnya
Apa Itu Wheel Loader?

Wheel loader adalah mesin berat yang berguna untuk memuat dan membawa material seperti pasir dan batu besar dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Wheel loader juga disebut front loader, front-end loader, payloader, dan loader.
Alat berat ini juga terdiri dari berbagai jenis dan ukuran. Dari proyek konstruksi besar sampai proyek perumahan kecil, Anda dapat menggunakan alat berat ini sesuai kebutuhan, baik loader besar atau loader kompak.
Perbedaan Bulldozer dan Wheel Loader

Mesin mana yang lebih baik untuk lokasi kerja Anda akan bergantung pada beberapa faktor. Pemilihan alat berat ditentukan sesuai jenis proyek, ukuran area kerja, medan pengerjaan dan jenis material.
Sebelum memutuskan untuk memilih Bulldozer dan Wheel Loader, pertimbangkan beberapa hal ini:
Ukuran
Bulldozer atau buldoser adalah alat berat yang tersedia dalam berbagai ukuran. Untuk ukuran yang lebih kecil, buldoser memiliki berat sekitar 20.000 pon dengan tenaga sampai 105 horsepower. Model yang lebih besar melebihi 230.000 pon dalam bobot operasi hingga 850 horsepower.
Sementara Front loaders, tersedia dalam berbagai ukuran, dengan ukuran kompak, kecil, sedang, dan besar, berkisar 125 hingga 1.700 horsepower dan memiliki bobot operasi dari 25.000 pon hingga lebih dari 500.000 pon.
Aplikasi
Buldoser dan wheel loader punya beberapa kesamaan dalam kegunaan, namun unggul dalam bidang yang berbeda. Buldoser memiliki mesin bertenaga untuk mendorong dan meratakan permukaan serta membersihkan area yang luas, memindahkan batu-batu besar, meratakan lokasi pembangunan, dan membuat tumpukan puing di lokasi pembongkaran.
Di sisi lain, Wheel loader atau front loader menggunakan attachment bucket yang diatur dengan lengan hidrolik untuk bergerak vertikal untuk mengambil dan mengangkut material dan puing. Penggunaannya biasanya di area kerja penebangan dan konstruksi.
Untuk fleksibilitas yang lebih, wheel loader bisa mengganti bucket dengan attachment yang berbeda, seperti garpu, side dump bucket, auger, grapple, dan lainnya.
Kemampuannya tersebut memungkinkan wheel loader menjalankan banyak peran di berbagai industri, seperti pertanian, pengelolaan limbah, dan pertambangan.
Material yang Digunakan
Bulldozer berbahan plat logam berat yang berfungsi sebagai pengikis di bagian depan untuk memindahkan material di sepanjang tanah. Hal ini memungkinkan alat ini dapat mendorong dan menggali material sambil meletakkan beban mesin di belakangnya.
Di sisi lain, wheel loader punya bucket besar yang dipasang di bagian depan mesin dan berfungsi untuk mengumpulkan dan mengangkut material.
Medan Pengerjaan
Walau buldoser dan loader punya aplikasi unik, Anda akan sering melihatnya digunakan di lokasi yang sama. Tapi, penggunaannya berbeda, seperti cara bermanuver di tanah.
Buldoser memakai trek dengan stabilitas dan traksi lebih baik di permukaan yang miring dan kasar, trek tidak merusak tanah. Tetapi roda pada front loader tidak berfungsi di permukaan lunak atau basah.
Biaya
Walau terlihat serupa, harga kedua alat berat ini berbeda. Biaya yang mungkin Anda keluarkan bergantung pada proyek dan jenisnya serta berat operasi mesinnya. Namun, secara umum, wheel loader lebih mahal daripada buldoser. Akan tetapi, semua tergantung kebutuhan dan jenis apa yang Anda inginkan.
Buldoser atau Wheel Loader?

Kedua jenis alat berat ini punya masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Buldoser bisa diaplikasikan untuk beberapa pekerjaan, sementara wheel loader pekerjaan pengangkutan.
Pilihan alat berat tergantung pada jenis pengerjaan proyek. Jika Anda butuh tenaga untuk membersihkan atau meratakan tanah, gunakan buldoser, tapi jika perlu mengangkut beberapa ton material sekaligus, pilih wheel loader.
Kesimpulan
Tertarik memiliki alat berat bulldozer atau wheel loader?
Untuk kebutuhan alat berat dengan suku cadang berkualitas, BCTN jawabannya. Menjadi distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, ada berbagai produk alat berat, perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin yang siap membantu Anda.
Untuk info lanjut, hubungi kami.