Alat berat dalam pekerjaan konstruksi tentunya sangat diperlukan. Didesain sebagai mesin berukuran besar, alat ini digunakan untuk melakukan tugas berat yang tidak dapat mengandalkan kekuatan manusia, seperti pemindahan bahan bangunan, pengolahan tanah dan lainnya.
Dengan kegunaannya di hampir semua pekerjaan berskala besar dan disesuaikan dengan jenis pengerjaannya, tentunya terdapat beragam jenis alat berat, salah satunya excavator.
Lalu, Apa Itu Excavator?

Alat berat excavator merupakan salah satu mesin konstruksi yang paling sering digunakan dalam proyek pembangunan, seperti proyek jalan tol, pembangunan bangunan gedung, jembatan, proyek pertambangan dan lainnya.
Excavator jadi alat multifungsi karena memiliki kemampuan untuk menggali, memindahkan tanah, seperti tanah, pasir, dan kerikil, mengangkat benda berat, dan mengebor.
Baca Juga: Ini 10 Cara Mudah Merawat Alat Berat
Alat berat ini dilengkapi bucket atau keranjang yang dapat diputar 360 derajat dan digunakan untuk mengangkat material dari permukaan tanah. Selain itu, alat ini memiliki berbagai jenis alat dan perlengkapan seperti boom, stick, dan crab untuk fungsi menggali, meratakan, dan membongkar material hingga memecahkan batu.
Jenis-jenis Excavator

Excavator Hidrolik
Excavator hidrolik menjadi jenis excavator yang paling sering digunakan. Alat ini memiliki bucket yang dihubungkan dengan arm dan boom dan bergerak dengan sistem hidrolik.
Excavator jenis ini bisa digunakan untuk menggali dalam jumlah besar dan lebih efisien dibandingkan jenis excavator lainnya.
Mini Excavator
Jenis Mini excavator adalah jenis excavator dengan bentuk yang kecil dan ringan. Sangat cocok digunakan pada wilayah dengan ruang gerak yang kecil dan sempit.
Mini excavator difungsikan untuk menggali, membongkar material, dan membantu proses konstruksi yang membutuhkan akurasi yang tinggi.
Excavator Long Reach
Jenis excavator long reach terdiri dari bagian boom dan arm yang bisa diperpanjang sampai 30 meter.
Namun, alat berat ini tidak disarankan untuk penggalian pada bidang tanah yang sempit. Idealnya digunakan untuk pekerjaan konstruksi atau dengan kapasitas besar.
Seperti normalisasi sungai, bendungan, pengerukan pesisir pantai, pembersihan saluran irigasi, dan lainnya.
Excavator Rodeo
Excavator rodeo menjadi jenis excavator dengan desain unik, yakni operator duduk di atas platform yang bergerak pada seutas kabel. Alat ini kerap digunakan untuk proyek pembangunan di ruang gerak yang terbatas.
Excavator Amphibi
Excavator amphibi dirancang untuk digunakan di lingkungan air atau lautan dangkal. Excavator ini dilengkapi dengan sistem pengapung dan roda atau track sehingga dapat bergerak di atas air atau di dalam air.
Skid Steer
Alat berat yang satu ini cocok untuk membersihkan kawasan dari sampai atau sisa bangunan. Berukuran kecil dan memiliki ban yang membuatnya tidak cocok untuk tanah terjal, berpasir atau dengan memiliki lumpur.
Bagian - Bagian Excavator

Bucket
Bucket atau bisa dikatakan karanjang merupakan bagian dari excavator yang digunakan untuk menggali dan mengangkat material dari permukaan tanah. Ukuran bucket bermacam jenis tergantung pada jenis pekerjaan yang dilakukan.
Arm
Arm adalah bagian lengan dari excavator yang terhubung dengan bucket dan boom. Bagian ini berfungsi untuk menggerakkan dan mengatur posisi bucket dan memindahkan material ke tempat yang diinginkan.
Untuk bagian ini juga terdapat boom cylinder yang berfungsi hampir sama dengan boom, namun dengan bentuk lebih ramping dan panjang.
Boom
Boom bisa disebut sebagai bagian bahu yang menjadi bagian penting dan tuas utama pada alat berat ini. Bagian ini terhubung dengan arm dan platform. Boom berfungsi sebagai pengatur posisi bucket dan memindahkan material ke tempat yang diinginkan.
Dalam hal ini diperlukan bagian boom cylinder yang bekerja sebagai penggerak boom secara hidrolik.
Platform
Platform merupakan bagian dari excavator yang digunakan untuk menopang operator dan kendali. Platform terdiri dari kursi, tombol kendali atau tuas penggerak yang memiliki fungsi berbeda serta instrumen pengukur.
Track atau Roda

Track atau roda adalah bagian dari excavator yang berfungsi untuk menggerakkan alat berat ini hingga 180 derajat.
Terdapat dua jenis track atau roda dalam excavator, yakni :
- Track (track-type) merupakan jenis yang menggunakan track sebagai alat penggeraknya. Track bisa disebut sebagai kumpulan dari roda- roda kecil yang tersusun dalam satu garis lurus dan bergerak seiring dengan permukaan tanah.
Track-type excavator umumnya digunakan pada proyek-proyek yang membutuhkan tenaga yang besar dan stabilitas yang baik.
- Roda (wheel-type) adalah jenis ini memiliki roda sebagai alat penggeraknya. Wheel-type excavator biasanya dipakai dalam proyek dengan mobilitas yang tinggi, seperti proyek konstruksi jalan atau bangunan gedung.
Hydraulics
Hydraulics adalah bagian sistem hidrolik yang berfungsi untuk menggerakkan bucket, arm, dan boom pada alat berat ini. Sistem ini terdiri dari pompa hidrolik, katup kontrol, dan silinder hidrolik.
Counterweight
Counterweight atau disebut juga sebagai penyeimbang merupakan bagian dari excavator yang berfungsi sebagai penyeimbang berat dari bucket dan material yang diangkat.
Penyeimbang ini terletak di belakang platform dan dapat diganti sesuai beratnya, tergantung jenis pekerjaan yang dilakukan.
Kesimpulan
Alat berat Excavator menjadi suatu hal yang penting dalam proyek pembangunan, dengan beragam jenis sesuai fungsinya.
Pemilihan jenis excavator dan bagian-bagian yang digunakan wajib sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan demi memaksimalkan efisiensi dan efektivitas dalam proses konstruksi.
Butuh alat berat dengan kualitas dan suku cadang terpercaya? BCTN siap melayani Anda.
Sebagai distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, ketersediaan suku cadang, hingga inspeksi mesin tersedia lengkap.