Memiliki performa mesin yang teruji dan sesuai standar pabrik adalah impian semua pemilik kendaraan dan alat berat. Karena dengan begitu, kendaraan tentunya memiliki kualitas dan performa mesin terbaik.
Dalam prosesnya, diperlukan perawatan dan pengecekan engine atau mesin yang tepat dan sesuai kebutuhan. Seperti apa?
- Pentingnya Pengecekan Engine
- Penyebab Pengecekan Engine
- Lampu Indikator Mesin Menyala
- Konsumsi Bahan Bakar Berlebih
- Terjadi Kebocoran Fluida
- Kendaraan Sulit Dihidupkan
- Performa Makin Menurun
- Proses dalam Pengecekan Engine
- Pemeriksaan Visual
- Engine speed
- Pemeriksaan Cairan
- Uji Tekanan dan Kompresi
- Compression pressure
- Scan Komputer Diagnostik
- Cek Sistem Emisi
- Oil pressure
- Exhaust temperature
- Uji Jalan
- Kesimpulan
Pentingnya Pengecekan Engine

Pengecekan engine adalah salah satu aspek penting yang dilakukan dalam perawatan kendaraan dan alat berat. Seperti yang diketahui, mesin adalah jantung kendaraan.
Baca Juga: Kenali Fungsi dari Turbocharger pada Engine Alat Berat
Kinerja yang berfungsi baik adalah kunci keselamatan, efisiensi bahan bakar, dan umur pakai yang lama. Pengecekan engine secara rutin dapat mencegah kerusakan dan menghindarkan Anda dapat pengeluaran besar tak terduga.
Selain itu, pengecekan dilakukan sebagai deteksi dini yang memungkinkan perbaikan lebih cepat dan mudah serta terjangkau sebelum kerusakan besar terjadi.
Penyebab Pengecekan Engine

Lampu Indikator Mesin Menyala
Saat lampu indikator mesin menyala, bisa jadi itu tanda ada masalah dalam mesin. Indikator menyala bisa karena beberapa hal, seperti tutup tangki bahan bakar yang longgar sampai kegagalan pada sistem emisi.
Konsumsi Bahan Bakar Berlebih
Peningkatan pemakaian bahan bakar yang boros bisa jadi indikasi masalah pada mesin. Penyebabnya bisa karena injektor bahan bakar yang rusak atau adanya masalah pada sistem pembakaran di bagian mesin.
Terjadi Kebocoran Fluida
Jika tiba-tiba ada tetesan minyak atau cairan pendingin di bagian bawah kendaraan, bisa jadi tanda kebocoran di mesin. Perlu dilakukan pengecekan segera untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.
Kendaraan Sulit Dihidupkan
Sulit menghidupkan mesin, apalagi saat cuaca dingin, dapat menjadi tanda-tanda masalah pada baterai, sistem starter, atau komponen lainnya sehubungan dengan kesehatan mesin.
Performa Makin Menurun
Saat performa alat berat atau kendaraan Anda mulai menurun, seperti suara mesin kasar, akselerasi lambat, atau adanya getaran yang tidak biasa, Anda harus segera mengecek tanda mesin butuh pemeriksaan.
Proses dalam Pengecekan Engine

Berikut beberapa langkah umum yang dapat dilakukan dalam pengecekan engine, diantaranya :
Pemeriksaan Visual
Teknisi biasanya akan memeriksa secara visual kondisi mesin, apakah ada tanda-tanda masalah, seperti komponen yang aus, bagian yang longgar atau terjadinya kebocoran pada selang dan kabel.
Engine speed
Speed engine ketika kondisi low idle dan high idle harus diperhatikan. Hal ini demi memastikan Fuel throttle lever voltage atau electrical throttle system berfungsi dengan baik atau tidak. Anda juga bisa melihat kondisi power engine.
Pemeriksaan Cairan
Cek semua cairan dalam mesin, seperti minyak rem, cairan pendingin, hingga cairan transmisi dan lainnya demi memastikan kebutuhan mesin yang cukup, termasuk bebas dari kontaminasi.
Uji Tekanan dan Kompresi
Pengujian tekanan pada bahan bakar dan kompresi silinder wajib dilakukan agar kinerja mesin bisa menghasilkan tekanan yang cukup saat mesin bekerja. Tekanan yang rendah bisa menjadi pertanda terjadinya kebocoran atau keausan dalam mesin.
Compression pressure
Pengecekan ini dilakukan untuk melihat kondisi keausan pada liner dan ring piston. Perhatikan kondisi Intake system, suhu dalam radiator coolant temperature sekitar + 60oC, pasang adapter dan lepaskan nozzle, kemudian tutup fuel line dan putar engine battery saat engine tidak hidup.
Scan Komputer Diagnostik
Teknisi juga bisa memakai alat diagnostik komputer untuk memeriksa adanya kesalahan dalam sistem kendaraan.

Cek Sistem Emisi
Sistem emisi bekerja untuk memastikan jika gas buang dari mesin sesuai standar yang ditetapkan. Jika terjadi masalah pada sistem emisi, lampu indikator mesin akan menyala dan mengurangi efisiensi pemakaian pada bahan bakar.
Oil pressure
Selanjutnya adalah memeriksa oil pressure, tujuannya untuk memastikan penggunaannya untuk system lubricating engine sudah cocok pada kinerja mesin, sehingga keausan bisa terhindar.
Exhaust temperature
Cek temperatur sangat penting untuk mengetahui tingkat kualitas pembakaran di mesin, yang dipengaruhi sistem udara dalam mesin dengan fuel yang dimasukkan.
Uji Jalan
Setelah semua pemeriksaan dilakukan, teknisi dapat melakukan uji jalan apakah semua sistem berfungsi baik dan tidak ada masalah yang menghambat kinerja mesin serta aman digunakan.
Kesimpulan
Pengecekan engine jadi aktivitas yang tidak bisa dihilangkan saat Anda memiliki kendaraan atau alat berat yang rutin dioperasikan. Melakukan pengecekan rutin, Anda tidak hanya dapat memastikan kemudahan pemakaian mesin dengan baik, namun meningkatkan keamanan dan efisiensi kendaraan, serta memperpanjang umur kendaraan tersebut.
Butuh alat berat dengan suku cadang berkualitas? Di BCTN semua ada. Kami merupakan distributor resmi alat berat LiuGong Indonesia, yang menyediakan berbagai produk alat berat, mulai dari perawatan, suku cadang, hingga inspeksi mesin lengkap.
Butuh saran? Hubungi kami.