Nyatanya, banyak perusahaan industri pembangunan, pertambangan, maupun pertanian yang menggunakan alat berat, menginginkan alat berat mereka memiliki umur yang panjang dan selalu dapat diandalkan.
Untuk mendukung hal tersebut, seringkali pengelola atau operator melakukan banyak upaya-upaya dapat membuat alat berat menjadi lebih awet. Salah satu upaya yang familiar diterapkan para pengelola atau operator yakni penerapan P2H.
Baca Juga: Tips Memperpanjang Umur Alat Berat agar Tetap Optimal
Beberapa dari Anda mungkin belum pernah dengar istilah P2H ini. Oleh karena itu, dalam bahasan artikel kali ini, kita akan mengulas tentang apa itu P2H di dunia alat berat. Yuk ikuti pembahasan lebih dalamnya berikut ini!
Mengenal Apa Itu P2H
P2H merupakan sebuah sebutan singkatan untuk Pengecekan dan Pemeriksaan Harian. Istilah P2H ini merujuk pada kegiatan rutin yang dilakukan oleh pengelola ataupun operator sebelum sebuah alat berat digunakan untuk beroperasi.
P2H umumnya mencakup proses pengecekan berbagai komponen penting pada alat berat. Diantaranya dapat berupa pengecekan sistem hidrolik, sistem pendinginan mesin, attachment, dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa alat berat tersebut siap digunakan dengan optimal dan meminimalkan risiko kecelakaan atau kerusakan.
Tujuan Dilakukannya P2H
Seperti disebutkan pada poin sebelumnya P2H dilakukan bukan karena tanpa tujuan. Utamanya, P2H dilakukan untuk memastikan bahwa alat berat tersebut siap digunakan dengan optimal dan meminimalkan risiko kecelakaan atau kerusakan.
Berikut ini adalah ulasan lebih lanjut mengenai apa saja tujuan dari dilakukannya P2H pada alat berat.
Memastikan Kinerja Yang Optimal
P2H dilakukan utamanya untuk memastikan bahwa alat berat dapat bekerja dengan optimal. Kinerja yang optimal tentunya harus didukung dengan pengecekan dan pemeriksaan yang rutin. Hal ini meliputi pengecekan secara menyeluruh apakah ada kerusakan kecil yang perlu diperbaiki.
Jika ada, operator perlu segera memperbaikinya sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar dan mungkin membuat alat berat mengalami downtime.
Memastikan Tidak Ada Potensi Kerusakan
Poin ini berhubungan dengan poin sebelumnya. Umumnya, resiko kerusakan tidak bisa ditebak dengan akurat. Oleh karena itu, pengecekan dan pemeriksaan harus dilakukan dengan rutin guna memastikan tidak ada potensi kerusakan yang berakibat fatal.
Jika ada sekalipun, operator diharuskan untuk memperbaiki nya agar potensi kerusakan yang lebih besar dapat dihindari.
Mendukung Operasional Yang Lebih Efisien
Dengan menerapkan P2H, operator dapat meningkatkan efisiensi pada operasional penggunaan alat berat tersebut. Tak hanya efisien biaya operasional, namun waktu operasional juga dapat digunakan lebih efisien karena terhindar dari resiko kerusakan ketika beroperasi.
Memperpanjang Umur Alat Berat
Pengecekan yang rutin dan dilakukan setiap hari sebelum alat berat dioperasikan, juga bertujuan untuk memperpanjang umur alat berat. Alat berat yang terawat umumnya akan memiliki kinerja yang lebih optimal. Dampaknya, perusahaan dapat menekan biaya perawatan.
Mendukung Keselamatan Operasional
Pengecekan dan Pemeriksaan Harian, atau P2H juga dilakukan untuk mendukung keselamatan operasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan kondisi alat berat yang prima dan siap untuk bekerja. Sehingga resiko akan kerusakan yang menyebabkan kecelakaan dapat dihindari.
Tahapan Dilakukannya P2H

P2H mencakup beberapa tahapan yang harus dilakukan. Tahapan-tahapan ini harus dilakukan guna mendukung keoptimalan pada suatu alat berat. Berikut adalah tahapan-tahapannya.
-
Pemeriksaan bagian attachment. Lalu memeriksa bagian selang-selang apakah ada kebocoran. Lalu pemeriksaan bagian seal oli silinder bucket, seal silinder arm, dan seal silinder boom.
-
Memeriksa bagian bawah alat berat atau undercarriage. Pemeriksaan ini meliputi komponen track link, track shoe, idler, sprocket dan lainnya.
-
Melakukan pemeriksaan bagian kolong mesin. Apakah terjadi kebocoran. Mulai dari oli mesin, radiator, pompa hidrolik, penampung oli, tangki bahan bakar, dan lainnya.
-
Tahap selanjutnya yaitu pemeriksaan pada bagian atas alat berat. Seperti level air radiator, aki, kondisi fan belt, level oli, dan lainnya.
-
Memberikan pelumas pada bagian-bagian attachment
-
Melakukan engine warm up sampai titik temperatur optimal.
Kesimpulan
P2H menjadi hal yang sepele namun penting untuk dilakukan oleh setiap pengelola maupun operator. Dengan dilakukannya P2H alat berat dapat bekerja dengan optimal dan terhindar dari resiko kerusakan ketika sedang beroperasi.
***
Butuh alat berat yang dapat diandalkan? Percayakan pada BCTN! BCTN sebagai distributor resmi LiuGong Indonesia, menghadirkan beragam jenis alat berat beserta suku cadang yang terjamin dan inspeksi alat berat juga tersedia lengkap.
Segera Hubungi Kami untuk Informasi lebih lengkapnya.